Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Gempol, 4 Orang Meninggal Dunia dan 6 Lainnya Mengalami Luka-luka
Gempol, Pasuruannews.com – Kecelakaan maut beruntun terjadi di Jalan raya Malang-Surabaya tepatnya di Dusun Mojorejo Desa Ngerong Kecamatan Gempol sekitar pukul 05.50 wib pagi, Senin (27/07/2026) yang menyebabkan lalu lintas menjadi lumpuh atau macet total.
Dalam kejadian tersebut truk trailer dari arah malang kehilangan kendalinya hingga truk trailer tersebut menabrak empat truk dan dua sepeda motor serta 7 rumah ringsek ditabrak oleh truk trailer tersebut. Selain itu terdapat 4 orang meninggal dunia dan 6 lainnya luka berat hingga ringan.
AKP Jauhar Rizqullah Sumirat Kasat Lantas Polres Pasuruan menjelaskan kronologi kecelakaan itu bermula saat truk traktor head bernomor polisi DK-8019-DG melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Hasil penyelidikan sementara menyebut, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak bagian belakang truk Mitsubishi N-8591-BG tepat di depannya.
“Sopir diduga tidak bisa mengontrol laju (kendaraan) sehingga terjadi kecelakaan,” ucap Jauhar.
Tabrakan tersebut kemudian membuat truk Mitsubishi terdorong sampai masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, truk itu menabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah Surabaya menuju Malang, yakni Honda Vario W-2461-NEL dan Honda Supra X N-4197-TCC.
Tidak berhenti di situ, truk Mitsubishi tersebut kembali kembali tertabrak truk tangki L-9360-G yang datang dari arah Surabaya menuju Malang.
Sementara itu, truk traktor head DK-8019-DG terus melaju ke arah Surabaya dan kembali menabrak truk S-9137-UZ yang juga melaju searah. Akibatnya truk S-9137-UZ terpental ke sisi kanan jalan sampai menabrak sepeda motor Honda Vario N-5243-VAD serta sejumlah rumah yang berada di tepi jalan sisi timur.
Sementara itu, sopir truk S-9137-UZ yang sempat terjepit di dalam kabin selama proses penyelamatan dinyatakan meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RS Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo.
“Informasi terakhir sopir truk meninggal dunia,” kata Jauhar.
Saat ini penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan secara intensif. (Red)

