Survei Kepuasan Publik 2025 Tembus 88,82 Persen, Layanan DPRD Kabupaten Pasuruan Dinilai Semakin Responsif
Pasuruan,pasuruannews.com, – Kinerja pelayanan publik di lingkungan DPRD Kabupaten Pasuruan mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Tahun 2025, capaian nilai mencapai 88,82 persen dengan kategori Sangat Baik. Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada warga.
Survei ini menilai berbagai aspek pelayanan di Sekretariat DPRD, mulai dari alur sistem, mekanisme kerja, hingga prosedur administrasi yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat. Pada indikator sistem, mekanisme, dan prosedur layanan, skor yang diraih sebesar 87,28, menandakan bahwa tata kelola pelayanan dinilai semakin jelas dan mudah diakses.
Sementara itu, indikator biaya atau tarif memperoleh nilai tertinggi, yakni 99,89. Nilai ini menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan tidak dipungut biaya, sekaligus memperkuat komitmen transparansi dan pelayanan bebas pungutan.
Dari sisi fasilitas pendukung, masyarakat juga memberikan penilaian tinggi. Aspek sarana dan prasarana mencatat skor 93,09, menunjukkan bahwa lingkungan pelayanan dinilai semakin representatif, nyaman, dan menunjang efektivitas kerja.
Tak hanya itu, kemampuan dalam menangani pengaduan, saran, dan masukan publik meraih nilai 99,01. Hasil tersebut menggambarkan bahwa lembaga legislatif daerah semakin terbuka terhadap aspirasi warga dan cepat merespons berbagai keluhan.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil IKM menjadi cerminan kerja bersama antara pimpinan, anggota dewan, aparatur sekretariat, serta dukungan masyarakat luas di Kabupaten Pasuruan.
“Alhamdulillah, nilai IKM tahun ini menunjukkan hasil sangat baik. Ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh unsur DPRD dan partisipasi masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Sebagai politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa, Samsul juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam setiap pelayanan. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan harus berjalan seiring dengan transparansi dan akuntabilitas lembaga.
“Kami akan terus memperkuat keterbukaan informasi, meningkatkan akuntabilitas, serta memastikan pelayanan yang profesional dan aspiratif. Penilaian ini adalah pengingat agar kami bekerja lebih baik lagi,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan berharap ruang kritik tetap dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi bersama.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat. Kritik dan saran akan selalu kami jadikan energi perbaikan untuk membangun daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tutupnya.
Capaian IKM 2025 ini menjadi indikator bahwa reformasi pelayanan di lingkungan DPRD tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai pengguna layanan. Ke depan, peningkatan kualitas pelayanan diharapkan terus berlanjut dengan inovasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan publik.(Agng)

