Gubernur Jatim Resmikan Penanganan kawasan pemukiman kumuh Terpadu dan terintegrasi di Bendomungal

Gubernur Jatim Resmikan Penanganan kawasan pemukiman kumuh Terpadu dan terintegrasi di Bendomungal

img 20260121 wa0013

Bangil, pasuruannews.com –  Kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kelurahan Bendomungal Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Kunjungan tersebut guna meresmikan Penanganan kawasan pemukiman kumuh Terpadu dan terintegrasi yang dibangun dengan konsep ramah anak atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan wisata Religi.

Dengan adanya peresmian tersebut kawasan yang kumuh awalnya kini semakin sedap dipandang dan menjadi jujukan anak-anak untuk bermain riang bersama keluarga.

Advertisement

Penanganan kawasan kumuh tersebut dibangun dengan anggaran kurang 5 miliar yang dianggarkan oleh Pemprov Jatim. Adapun penanganan yang dilakukan meliputi peningkatan fungsi infrastruktur permukiman, seperti pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan, sistem drainase, sanitasi, penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Baca juga:  Rangkaian Hari Jadi Pasuruan, Pemkab Pasuruan Gelar Dialog Publik

Kawasan tersebut juga difasilitasi oleh Taman Bermain Anak, penyediaan air minum, drainase lingkungan, pengelolaan sampah serta proteksi kebakaran, yang semuanya diatur dan diukur dengan sarana kualitas sistem yang memenuhi standar.

Peresmian tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (21/01/2026) siang dipusatkan di kawasan Makam Al Habib Abdullah Bin Ali Al Hada, Kelurahan Bendomungal.

oplus 131072
Taman bermain yang didirikan di kawasan makam habib Abdullah Bangil

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan. Dengan kegiatan tersebut merupakan bukti bahwa kelurahan Bendomungal sudah tidak ada lagi kawasan kumuh yang tidak terawat.

Baca juga:  Jalan Pertigaan Apollo diperbaiki Dinas Bina Marga, Pengendara Berterimakasih Kepada Pemerintah Daerah atas Gerak Cepat Perbaikan

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam peresmian menyatakan bahwa penanganan kawasan kumuh harus dilakukan secara terintegrasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten atau Kota, sebab pemukiman sehat adalah kunci kwalitas hidup masyarakat.

Beliau juga menghimbau agar masyarakat dapat merawat dan menjaganya dengan baik.

” Setelah diresmikan kawasan ini harus dijaga dengan prilaku hidup sehat dan bersih” himbau Gubernur.

Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Shobih Asrori dalam sambutannya menuturkan persoalan kawasan kumuh di kelurahan Bendomungal Kecamatan Bangil sudah tidak ada lagi.

Baca juga:  Viral !! Lahan Terbakar, Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan Enggan Merespon

” Kami berharap dengan terpilihnya kelurahan Bendomungal, karena merupakan kawasan kumuh perkotaan dan berada di ibu kota Kabupaten, sehingga merupakan prioritas utama” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perkim, Eko Bagus Wicaksono yang dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa luas lahan kumuh di kelurahan Bendomungal Kecamatan Bangil sebanyak 11,82 ha, dan saat ini sudah tidak ada lagi seiring direalisasikan usulan kumuh oleh Pemprov Jawa Timur.

” Pada tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengusulkan lagi penanganan kawasan kumuh di wilayah Kraton dan Lekok, mudah mudah dapat terealisasi dengan segera” ujar Eko. (Ush/red)

Advertisement

Pengaduan via WA?