Banjir di 3 Desa di Kecamatan Winongan dan Grati, BPBD Kabupaten Pasuruan Himbau Untuk Waspada Kenaikan Air

Banjir di 3 Desa di Kecamatan Winongan dan Grati, BPBD Kabupaten Pasuruan Himbau Untuk Waspada Kenaikan Air

oplus 131072

Pasuruan, pasurunnews.com – Hujan deras disejumlah daerah di Kabupaten Pasuruan mengakibatkan banjir di tiga kecamatan yakni Nguling, Winongan dan Grati sejak kemarin (17/01).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Nguling menjadi wilayah dengan dampak terluas, Minggu (18/01/2026)

Advertisement

Dampak tersebut terjadi di Desa Mlaten, sebanyak 651 rumah di Dusun Pesisir, Krajan, dan Buyuk terendam banjir. Selain itu, 370 kepala keluarga di Dusun Sawahan dan Pesisir, Desa Penunggul, terdampak genangan setinggi 50–60 sentimeter. Sementara di Desa Nguling, tercatat 340 rumah warga juga terendam.

Sedangkan di di Kecamatan Winongan, banjir melanda empat desa, yakni Bandaran, Winongan Lor, Winongan Kidul, dan Prodo. Desa Bandaran menjadi lokasi terparah dengan 380 kepala keluarga terdampak, sedangkan tiga desa lainnya mencatat sekitar 295 kepala keluarga terdampak genangan air.

Baca juga:  Mobil Si Sumeh Polres Pasuruan Kota Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Rejoso

Adapun di Kecamatan Grati, banjir menggenangi Desa Kalipang, Kedawung Kulon, dan Kedawung Wetan, menyebabkan aktivitas warga terganggu dan sebagian akses lingkungan terendam.

Dari ketiga kecamatan tersebut banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Namun, hingga Minggu (18/1/2026) sore, BPBD Kabupaten Pasuruan mencatat masih ada 3 desa di 2 kecamatan yang belum sepenuhnya terbebas dari genangan air.

Desa-desa yang masih terdampak berada di Kecamatan Winongan dan Kecamatan Grati. Sedangkan wilayah Kecamatan Nguling dilaporkan telah surut seluruhnya.

Baca juga:  Gus Shobih Lantik 74 Paskibraka : Kibarkan Bendera Merah Putih Dengan Sempurna

Di Kecamatan Winongan, genangan masih terjadi di Desa Bandaran dan Desa Prodo. Ketinggian air di Desa Bandaran berkisar antara 10 hingga 40 sentimeter, sedangkan di Desa Prodo genangan dilaporkan masih bertahan di kisaran 5 hingga 10 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan meski jumlah desa yang tergenang semakin berkurang, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih cukup tinggi di beberapa wilayah.

“Dari hasil pemantauan pagi ini, masih ada 3 desa yang belum sepenuhnya surut. Air memang berangsur turun, tapi kami tetap siaga karena potensi hujan susulan masih ada,” kata Sugeng, Minggu pagi.

Baca juga:  DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025

Selain bantuan kedaruratan BPBD kabupaten Pasuruan juga telah mendistribusikan alat berat khususnya di wilayah Kedawung Kulon untuk mengangkat ranting dan pohon yang menyumbat aliran sungai di Kedawung Kulon.

Beliau juga menghimbau kepada warga yang tergenang untuk waspada akan kenaikan air .

“Untuk wilayah yang masih tergenang, kami minta masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika air kembali naik” ujarnya. (Ndah)

Advertisement

Pengaduan via WA?