Dewas RSUD Bangil dan Grati Periode 2026-2030 Dikukuhkan, Rusdi Sutejo Berharap Sinergi Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

Dewas RSUD Bangil dan Grati Periode 2026-2030 Dikukuhkan, Rusdi Sutejo Berharap Sinergi Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

img 20260110 113608

Raci, Pasuruannews.com – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Kukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bangil dan RSUD Grati Periode 2026-2030.

Pelantikan mulai ketua hingga anggota Dewan Pengawas dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan dan digelar di Auditorium MPU Sendok, Sabtu (10/01/2026) yang dihadiri langsung oleh dr. Arma Rosalina yang saat ini bertugas menjadi Kadis Kesehatan, Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Pengurus serta tamu Undangan lainnya.

Advertisement

Susunan Pengurus Dewan Pengawas RSUD Bangil yang di nahkodai oleh Mikail sekaligus merangkap anggota, Sekretaris Abdulloh Fahmi, dan sebagai anggota Yuswianto, dan drg Boy Zulvikhar Vaus.

Baca juga:  Bank Mina Mandiri Jadi Penggerak Ekonomi Produktif, Tiga Raperda Non-APBD Resmi Disahkan DPRD Pasuruan

Sedangkan Dewan Pengurus RSUD Grati Ketua sekaligus merangkap anggota adalah Muhammad Farid Sauqi, Sekretaris Fathurrohman, dan sebagai anggota Aida Arini, dr Sudjarwo.

Dalam arahannya Rusdi Sutejo berharap agar BLUD dapat mengutamakan mutu pelayanan publik dengan pelayanan yang profesional dan tata kelola yang akuntabilitas dan transparan.

” Harapannya, BLUD berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, prinsip efisiensi, efektivitas, serta mengedepankan mutu pelayanan publik yang baik” ujarnya.

Selain itu beliau juga menekankan akan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas link bersama stakeholder untuk meningkatkan pelayanan kesehatan agar lebih bermanfaat bagi Kabupaten Pasuruan.

Baca juga:  Kecelakaan Maut Bus Pariwisata Asal Bali, Diduga Karena Rem Blong

“Dengan kerjasama yang solid, saya optimis RSUD Bangil dan RSUD Grati akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat manajemen rumah sakit. Juga menjawab tantangan transformasi layanan kesehatan yang semakin dinamis,” tandasnya.

Menurutnya susunan keanggoaan Dewas periode masa bhakti 2026 hingga 2030 penuh tantangan sekaligus peluang. Fokusnya lebih kepada era digitalisasi layanan kesehatan, peningkatan standar mutu pelayanan. Hal itu ditambah lagi dengan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, aman dan berkeadilan.

“Saya berhaap, Dewas mampu memberikan masukan strategis. Mampu melakukan pengawasan konstruktif untuk mendorong kinerja BLUD yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Ndah)

Advertisement

Pengaduan via WA?