screenshot 2021 03 12 113627 1
PASURUAN,pasuruannews.com-Tragis, Nasabah yang menjaminkan sertifikatnya ke BPR Adidana dalam naungan PT. Gunung Adidana pada tahun 2008, Selasa, 09 Maret 2021 menjawab jawaban yang membuatnya merasa di peras.
BPR yang bertempat di Plasa Bangil, Pasuruan itu saat di datangi nasabah, menyampaikan, hutangnya hingga saat ini sebesar Rp. 185.xxx.xxx dan nasabah kalau mau melunasi di beri keringanan dengan membayar Rp. 30.000.000.
Hal ini yang membuat nasabah tersebut merasa di peras, sedangkan pinjamannya cuma Rp.5.000.000, itu aja audah di bayar sekisaran Rp.13.000.000.
Ketika petugas BPR di minta Print out apa aja rincian sisa hutangnya pada BPR, petugas tersebut tidak mau memberikan apa yang di minta nasabah, malahan petugas tersebut memperlihatkan hitung hitungan di kalkulator dengan nilai Rp.50.000/hari x berapa tahun hutang nasabah.
Itulah yang membuat nasabah BPR Adidana kecewa, kenapa minta perincian hutangnya tidak di kasih, kalau memang hutang sebesar itu, nasabah cuma ingin tahu sisa hutangnya, seperti hutang pokok, bungan mungkin saja di tambah denda, cuma itu yang di minta nasabah untuk di print. Terus ada apa dengan petugas BPR Adidana tidak mau memberikan Print, mungkinkah sertifikat di jaminkan lagi tanpa sepengetahuan yang punya nasabah oleh petugas….?????(tim/rls)
Raci, Pasuruannews.com - Hari bahagia menyelimuti 620 Para pegawai Honorer Pemkab Pasuruan. Kini nasib 620…
Tangerang - Pasuruannews.com Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, UBP…
Sidoarjo, Pasuruannews.com- Jalan Kureksari-Kepuhkiriman mulai bisa dilewati, Senin (29/12/2025). Itu karena proyek Betonisasi Jalan Kureksari-Kepuhkiriman…
Prigen, Pasuruannews.com— Memasuki hari kedua cuti bersama, arus kunjungan wisata di kawasan Dairyland Farm Theme…
Segenap Pimpinan, Anggota dan Sekretariat DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan: Selamat Natal dan Tahun Baru 2026…
Gempol, pasuruannews.com - Hutan sebagai jantung bumi, sebagai wujud menjaga kelestarian alam dan mengantisipasii bencana…