Waspada Angin Kencang, Pemkab Pasuruan Tingkatkan Status Siaga Angin Kencang

Pasuruan, Pasuruannews.com – Akhir-akhir ini Kabupaten Pasuruan dilanda cuaca ekstrem terutama angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dijalan dan beberapa memakan korban. Untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, pemerintah kabupaten Pasuruan menaikkan status kebencanaan menjadi siaga darurat angin kencang. Langkah ini diambil guna mempercepat respon penanganan kerusakan infrastruktur maupun pohon tumbang di pemukiman warga.

Peningkatan status ini didasarkan pada analisis data meteorologi yang menunjukkan adanya ancaman hembusan angin kuat di sebagian besar wilayah Jawa Timur. Tim reaksi cepat kini mulai dikonsentrasikan pada area-area yang memiliki risiko tinggi, terutama jalur protokol yang dipenuhi pohon besar.

Advertisement

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariadi saat dikonfirmasi menghimbau masyarakat untuk waspada karena pantauan cuaca angin kencang merata di berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Bahwa Personil dan peralatan telah disiagakan 24 jam penuh” ujarnya, Senin (09/03/2026).

Data kebencanaan mencatat adanya eskalasi kerusakan yang cukup signifikan akibat terjangan angin dalam beberapa hari terakhir di berbagai kecamatan.

Puluhan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap, sementara akses jalan sempat terhambat akibat batang pohon yang melintang.

Warga diimbau untuk proaktif melakukan tindakan pencegahan mandiri seperti memangkas dahan pohon yang sudah mulai rapuh di sekitar hunian. Selain itu, masyarakat diminta menjauhi baliho besar dan tiang listrik saat cuaca buruk melanda demi menghindari risiko kecelakaan yang fatal.

BPBD mengingatkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Pasuruan diperkirakan masih akan fluktuatif hingga beberapa hari ke depan. Warga disarankan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan jauh.

Penanganan saat ini diprioritaskan di wilayah pesisir yang terbuka dan dataran tinggi secara geografis lebih rentan terkena angin kencang.

Jalur antar pemerintah daerah dan pemerintah desa terus diperkuat guna mempercepat penyebaran informasi peringatan dini dan kejadian di tiap wilayah. (Ndah)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Rutan Balige Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian

BALIGE - Pasuruannews.com 1 Oktober 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menggelar…

2 hari ago

e-MBLB Disorot, FORMAT Ungkap 11 Kendala Tambang di Pasuruan: Deposit Truk hingga Beban Pajak Jadi Sorotan

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Sosialisasi resmi antara Pemkab dan pengusaha tambang, terungkap setidaknya 11 kendala krusial yang diakui…

2 hari ago

Pemkab Pasuruan Bangun Drainase di Titik-titik Banjir Hadapi Musim Penghujan

Pasuruan, pasuruannews.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman berupaya mengurangi potensi…

2 hari ago

DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Raperda Non APBD Tahun 2026, Pemkab Pasuruan Ajukan Lima Raperda Untuk Dijadikan Aturan

Raci, Pasuruannews.com - Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripurna membahas Rancangan peraturan…

5 hari ago

Penindakan Rokok Ilegal di Wilayah Pandaan Arah Randupitu Jadi Sorotan Tajam dan Dipertanyakan

Gempol, pasuruannews.com - Penindakan dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Pandaan arah Randu Pitu, Kabupaten…

6 hari ago

Cabdin Pasuruan Disorot, Polemik Rp125 Ribu DPM SMKN Winongan Belum Terjawab: Wajib atau Sukarela?

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Polemik dugaan pungutan berkedok Dana Partisipasi Masyarakat (DPM) di SMKN Winongan, Kabupaten Pasuruan, kembali…

1 minggu ago