Borong Dagangan Pedagan Pasar Gondanglegi, Pj Bupati Andrianto Dan Kadis SDA Juga Berupaya Pembangunan Pasar Gondanglegi Pada Tahun 2025

3c93a5469f3a4b6d4498e20fe5e0c6df06972d4f8b3aeeeeaa3b7084174649fc.0

PASURUAN,pasnews.com-Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto dan kepala dinas sumber daya air, cipta karya (SDA) Heru Farianto menghadiri tasyakuran para pedagang Pasar Gondang Legi,kecamatan beji kabupaten Pasuruan, Minggu (03/03/2024) pagi.

Tasyakuran tersebut digelar secara sederhana oleh puluhan pedagang pasar gondanglegi

Advertisement

Di hadapan para pedagang, Andriyanto berterima kasih telah diundang tasyakuran. Ia berdoa agar para pedagang senantiasa mendapatkan rejeki dari hasil berjualan mereka.

“Saya doakan tambah laris. Banyak yang beli. Matur nuwon sudah mengundang saya datang ke sini,” ungkapnya.

Terlebih sebentar lagi memasuki Bulan Ramadhan, Andriyanto juga memohon doa agar diberikan amanah dalam menjalan tugas sebagai Pj Bupati Pasuruan.

“Kebetulan ini jadi kesempatan saya untuk memperkenalkan diri. Mohon doanya selama menjadi Pj Bupati Pasuruan hingga selesai nanti, terus amanah,” harapnya.

Baca juga:  Koramil 04/Kejayan Monitoring Warga Vaksinasi Binaan

“Kebetulan saya suka sayur. Jadi saya borong untuk bisa dimasak di Pendopo. Dan kopi serta makanan ringan ini silahkan buat ngopi para pedagang di sini,” jelasnya disambut antusiasme para pedagang.

Perhatian lebih diberikan Pemkab Pasuruan terhadap pedagang Pasar Gondanglegi, di Kecamatan Beji. Meski belum bisa dibangun, namun upaya untuk membuat pasar yang menampung sekitar 87 pedagang itu, akan direalisasikan.

Hal itu diungkapkan Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto disela-sela kegiatan tasyakuran di Pasar Gondanglegi, Kecamatan Beji. Andriyanto mengakui, pembangunan Pasar Gondanglegi, mungkin tak akan bisa direalisasikan tahun ini.

Karena persoalan keterbatasan anggaran serta banyaknya program daerah yang harus dilakukan. “Setiap tahun, kami melakukan perencanaan penganggaran untuk 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Dengan banyaknya program, tak jarang tidak semua bisa rencana itu bisa dijalankan, karena anggaran yang terbatas,” ungkapnya.

Baca juga:  Antisipasi Pemudik Belum Vaksin Booster, Forkopimda Jatim Siapkan Gerai Vaksin Diperbatasan

Namun, ia meyakinkan, jika Pemkab Pasuruan memberikan perhatiannya untuk Pasar Gondanglegi. Meski tidak dibangun, setidaknya dilakukan langkah untuk mempercantiknya.

Selain pengecatan juga dengan pembersihan sisa-sisa kebakaran. Supaya, pasar setempat, bisa lebih nyaman. “Apalagi, mendekati Ramadan,” tambahnya.

Ia pun berharap, Pasar Gondanglegi bisa semakin bersih. Serta, kian ramai pengunjung, seiring kondisinya yang dipercantik. Pihaknya pun, bakal mengupayakan pembangunannya bisa direalisasikan tahun 2025 mendatang.

“Kami akan lakukan pembahasan anggarannya di tahun ini. Sehingga, bisa terbangun tahun 2025,” paparnya.

Wakil Gubernur LIRA Jawa Timur, Ayik Suhaya yang juga Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) Pasuruan Raya mengatakan, ada sebanyak 87 pedagang yang beroperasi di Pasar Gondanglegi.

Baca juga:  Ditreskrimum Polda Jatim Ringkus 2 Tersangka Pengelapan Emas 7 Kilo Dengan Nilai 6 Milyar

Keinginan mereka, tidak muluk-muluk. Agar tetap bisa berjualan di Pasar Gondanglegi dengan nyaman. Tidak ada relokasi.

“Karena itu, kami minta agar Pasar Gondanglegi dipertahankan. Bukan dijadikan Puskesmas, tapi direvitalisasi agar lebih nyaman,” tuturnya.

Dalam acara tasyakuran ini Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto hadir bersama sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pasuruan. Selain Disperindag Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu, ada pula Kepala Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang, Heru Farianto, serta Diskominfo Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris. Juga Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghony.

Tak hanya sekedar menyapa pedagang. Andriyanto juga memborong sayur dan sembako pedagang Pasar Gondanglegi.

Salah satu pedagang setempat, mengakui, sangat berharap agar ada pembangunan Pasar Gondanglegi. Supaya, pedagang dan pembeli, bisa lebih nyaman pungkasnya(adh)

Pengaduan via WA?