Pj Bupati Himbau ASN Pemkab Pasuruan Pakai Udeng Dan Syal Setiap Hari Rabu

img 20240221 wa0387

PASURUAN,pasnews.com-Setiap hari rabu seluruh ASN dan non ASN dilingkungan pemkab pasuruan untuk memakai udeng dan syal, himbauan tersebut disampaikan Pj bupati pasuruan Andrianto dalam acara forum perangkat daerah (FPD) di dinas Bina Marga dan bina kontruksi kabupaten pasuruan, rabu (21/02/2024) pagi

Himbauan ini disampaikan oleh Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto melalui Surat Edaran (SE) dan diterapkan sejak hari ini, dan dilaksanakan setiap hari rabu.

Advertisement

Terlihat di lapangan, Andriyanto menggunakan udeng khas Tengger saat membuka acara Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan

Baca juga:  Tinjau RS Korban Erupsi Semeru,Kapolri Intruksikan Beri Perhatian Khusus Ke Lansia,Ibu Hamil Dan Anak

Tak hanya Andriyanto, para pejabat yang mendampingi juga ikut memakai udeng dan syal /selendang khas Kabupaten Pasuruan.

Menurut Andriyanto, untuk udeng dikenakan oleh pegawai laki-laki, dan syal/selendang dikenakan pegawai perempuan. Ia berpendapat bahwa mengenakan udeng dan syal setiap hari rabu menjadi wujud kecintaan dan kebanggaan pada bangsa dan negara.

“Saya ingin semua pegawai menumbuhkan rasa kebangsaannya dalam wujud memakai udeng dan syal khas daerah. Maka saya himbau setiap hari rabu untuk mengenakannya,” tuturnya

Perihal motif, Andriyanto meminta para seniman atau budayawan untuk berkreasi. Dalam mengembangkan motif khas Kecamatan Tosari, yakni Gunung Bromo dan Bunga Edelweis, dan menambahkan motif yang dimiliki masing-masing kecamatan sekabupaten pasuruan

Baca juga:  Kapolda Lantik Pejabat Baru Jajaran Polda Jatim

“Silahkan para seniman atau budayawan bisa berkreasi. Yang penting tetap menampilkan motif khas daerah Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Lebih lanjut Andriyanto menegaskan bahwa himbauan memakai udeng dan syal khas daerah juga diberlakukan bagi ASN/Non ASN di tingkatan Desa/ Kelurahan se-kabupaten Pasuruan.

Ia pun mengajak seluruh pegawai untuk bangga mengenakan udeng dan syal khas daerah dan memamerkannya sebagai ciri khas ASN Pemkab Pasuruan.

“Harus dibanggakan karena memakai kearifan lokal. Bukan hanya hiasan semata, tapi memperkuat identitas kebangsaan,” tegasnya.

Baca juga:  Polda Jatim Siap Kawal Demo Buruh Tuntut Kenaikan UMP

Sementara itu,himbauan pemakaian udeng dan syal/selendang setiap hari rabu mendapat respon positif dari semua ASN pemkab pasuruan, pungkasnya (adh)

Pengaduan via WA?