img 20260413 204704
Bangil, pasuruannews.com – Upaya Mendorong Kemajuan Sektor Peternakan Unggas di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah kabupaten Pasuruan Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPPP) bersama Asosiasi Peternak Entok Pasuruan Raya mengadakan Kontes Entok Nasional.
Ratusan ekor entok dari berbagai penjuru tanah air mengikuti Kontes Entok Nasional Pasuruan Bersatu tahun 2026.
Kontes ini digelar di Halaman Pasuruan Creative Center (PCC) Kabupaten Pasuruan alias Bangkodir Bangil, Minggu (12/4/2026) dan dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Asosiasi Peternak Entok Pasuruan Raya, Nur Ardiansyah mengatakan total ada 250 ekor entok yang berpartisipasi dalam kontes, baik kategori entok hias, entok jumbo, entok lokal, serta beberapa kategori lainnya yang disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing jenis entok.
Selama kontes berlangsung, seluruh entok dinilai oleh juri berpengalaman dengan memperhatikan aspek kesehatan, postur tubuh, keunikan, serta kualitas keseluruhan.
“Kalau klasifikasinya cukup banyak karena sesuai kategorinya. Contohnya entok jumbo ya berarti dari bobot badan, tinggi atau postur entok dan kesehatan,” katanya.
Dijelaskan Ardiansyah, para peserta tidak hanya dari lokal Pasuruan saja. Melainkan sampai Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Ibukota Jakarta.
“Paling banyak ya pasti dari Jawa Timur. Pasuruan lumayan banyak juga,” singkatnya.
Digelarnya kontes entok nasional semata-mata untuk mendorong kemajuan sektor peternakan unggas lokal, khususnya entok. Kata Ardi, jumlah peserta yang mengikuti kontes cukup banyak, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap pengembangan ternak entok sebagai salah satu potensi ekonomi yang menjanjikan.
“Lumayan banyak jumlahnya, dan kami ikut termotivasi untuk melaksanakan kontes lebih besar lagi di tahun depan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Pasuruan, Muhammad Syaifi menambahkan pemerintah menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor peternakan lokal.
Menurutnya, kegiatan seperti ini dinilai mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus promosi potensi unggulan daerah. Terlebih populasi entok terus berkembang tak hanya dibudidayakan untuk daging konsumsi saja, melainkan sebagai ternak hias yang bernilai jual tinggi.
“Ternyata luar biasa, utamanya entok jumbo karena bisa seberat 9,8 kg. Apalagi setelah ada kontes, banyak yang tertarik menjadi pembudidaya atau peternak entok,” ucapnya. (Red)
Jakarta - Pasuruannews.com Senin, 22 Juni 2026 – Momentum penting dalam perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi…
Raci, Pasuruannews.com - Rapat Paripurna digelar kembali yang dibuka langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Pasuruan,…
Kandangan – Pasuruannews.com, Rutan Kelas IIB Kandangan melaksanakan apel pagi yang sekaligus dengan penyerahan Piagam…
Raci, pasuruannews.com - Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan di tahun 2026 telah mempersiapkan sebanyak 1.513…
Sidoarjo, pasuruannews.com– Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar Gerakan Sidoarjo…
Raci, pasuruannews.com - sebanyak 80 orang pejabat Eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemkab…