Isolasi Mandiri Di Hotel Kertosono Berakhir Meninggal

NGANJUK,pasuruannews.com-Pengunjung Hotel Shinta yang berasal dari Desa Nglawak di temukan meninggal di dalam kamar hotel. Oleh sebab kita harus lebih berhati-hati dan waspada dalam menghadapi situasi pandemi ini .(18/01/2021).

Berdasarkan informasi yang kami terima bahwa salah satu penghuni Hotel Shinta yang masuk pada hari sabtu tanggal 16 Januari 2021 yang bernama Suci merupakan warga Desa Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk meninggal dunia dikamar hotel Shinta Desa Kudu Kec. Kertosono berada di kamar nomor 46.

Advertisement

Manager Hotel Shinta saat dikonfirmasi awak media terkesan menutup nutupi dan menghindar dan menyuruh karyawan hotel untuk memfoto semua awak media dan sempat membentak awak media.

Camat Kertosono Huda saat dikonfirmasi awak media menerangkan bahwa benar yang meninggal bernama Suci warga Desa Nglawak yang sedang melakukan isolasi mandiri dan dikubur secara covid, kita dianjurkan untuk konfirmasi kepihak hotel shinta tetapi sesampai awak media konfirmasi manager hotel terkesan menutup nutupi.

Kepala Desa Kudu Subianto ketika dikonfirmasi awak media lewat tlp juga membenarkan kejadian tersebut ada diwilayahnya.

Kapolsek Kertosono Kompol Djamin ketika dikonfirmasi awak media lewat tlp juga membenarkan kejadian tersebut diwilayah hukumnya.

Kades Nglawak Muryanto juga membenarkan kalau Suci warganya dan lagi isolasi mandiri karena kakak dan adiknya meninggal dunia pada hari sabtu dan minggu kemarin karena virus covid 19 sedang Suci sendiri bermaksud isolasi mandiri karena rumahnya lagi disterilkan tapi dia malah meninggal dunia didalam kamar hotel shinta.

Ada dugaan Suci meninggal terkonfirmasi virus covid 19, melihat riwayat kematian kakak dan adiknya walaupun menurut keterangan Kepala Desa Nglawak Suci punya riwayat darah tinggi, dan bagi pengunjung hotel atau penginapan harus lebih berhati hati dan diharapkan Pemerintah Kabupaten bertindak tegas untuk memutus rantai penyebaran virus yang menakutkan ini karena diwilayah Nganjuk penyebaran virus ini meningkat pesat. (Sr)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Sebanyak 620 Honorer Lingkup Kabupaten Pasuruan Diangkat Menjadi PPPK Paruh Waktu

Raci, Pasuruannews.com - Hari bahagia menyelimuti 620 Para pegawai Honorer Pemkab Pasuruan. Kini nasib 620…

4 hari ago

PLN Indonesia Power UBP Lontar Dukung Program Tamasya, Puluhan Anak Dapatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Tangerang - Pasuruannews.com Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, UBP…

4 hari ago

Betonisasi Jalan Kureksari-Kepuhkiriman Tuntas, Mulai Bisa Dilewati

Sidoarjo, Pasuruannews.com- Jalan Kureksari-Kepuhkiriman mulai bisa dilewati, Senin (29/12/2025). Itu karena proyek Betonisasi Jalan Kureksari-Kepuhkiriman…

4 hari ago

Libur Bersama Hari Kedua, Polres Pasuruan Antisipasi Lonjakan Pengunjung Wisata Cimory Prigen

Prigen, Pasuruannews.com— Memasuki hari kedua cuti bersama, arus kunjungan wisata di kawasan Dairyland Farm Theme…

6 hari ago

DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2026

Segenap Pimpinan, Anggota dan Sekretariat DPRD Kota Pasuruan Mengucapkan: Selamat Natal dan Tahun Baru 2026…

1 minggu ago

Wujud Menjaga Pelestarian Lingkungan, DPC PKB Kabupaten Pasuruan Tanam 1000 Bibit Pohon

Gempol, pasuruannews.com - Hutan sebagai jantung bumi, sebagai wujud menjaga kelestarian alam dan mengantisipasii bencana…

1 minggu ago