Sidang Perdana Praperadilan KSU Montana hotel, Kantor Hukum Riyanto Djafaar & Associates Vs Kejaksaan Negeri Malang

MALANG,pasnews.com-Sidang Perdana antara Kuasa hukum dari Kantor Riyanto Djafaar, S. Kom, SH, M. Ridwan latuconsina,SH,Anas Sirun,SH yang bertindak atas nama Koperasi Serta Usaha ( KSU) Montana Hotel dengan Kejaksaan Neger Malang digelar di Pengadilan Negeri Malang di Jalan A. Yani 198 Blimbing, Malang, Senin (27/11/2023)

Sidang berlangsung mulai pukul 9.00 WIB berjalan kondusif dan lancar. Dalam sidang tersebut pihak Kuasa hukum Riyanto Djafaar,S.kom,SH, M.Ridwan latuconsina,SH Anas Sirun,SH & Associates dari KSU Monata Hotel membacakan seluruh keberatannya atas status kliennya yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Neger Malang.

Advertisement

Sebagaimana disampaikan oleh ketua tim Kuasa hukum Riyanto Djafaar & Associates pada awak media sesuai sidang, bahwa sidang kali ini adalah sidang perdana permohonan Praperadilan yang kami ajukan dikarenakan ada 3 obyek yang kami rasa tidak sesuai dengan hukum acara, jelas Riyanto.

Diantaranya, sejak klien kami ditetapkan sebagai terlapor, hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan sampai detik ini, kami belum pernah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP). Tegas Riyanto

” Padahal, konstitusi mengisyaratkan hal tersebut wajib dilakukan oleh penyidik. Dan itulah data yang kami terima tinggal pihak Kejaksaan membuktikannya. Ucapnya

Lebih lanjut, Riyanto Djafaar mengatakan bahwa pihaknya keberadaan terhadap potensi kerugian negara yang seharusnya masih merupakan potensi. Tetapi oleh pihak Kejaksaan Negeri Malang ditetapkan sebagai kerugian negara yang nyata dan pasti. Hal tersebut jelas bertentangan dengan undang-undang yang berlaku, karena untuk menentukan kerugian negara pasal 2 dan pasal 3 yang disangkakan oleh pihak Kejaksaan, pintu masuknya yang dipersyaratkan oleh konstitusi harus ada Audit dari lembaga yang berwenang. Dalam hal ini adalah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) men-declare kerugian negara tersebut harus nyata dan pasti, bukan potensial lose. Sebagaimana yang kami sebutkan dalam persidangan. terangnya

Sementara, hubungan LPDP dengan klien kami adalah Pinjaman dengan Jaminan. Artinya klien kami Meminjam dana dari LPDP dengan Jaminan.

Riyanto Djafaar menambahkan, bahwa Penyitaan oleh pihak Kejaksaan Negeri Malang tidak sesuai konstitusi. Karena Konstitusi menjelaskan bahwa Penyitaan terhadap aset bergerak, surat berharga dan aset lainnya harus mempunyai korelasi dan berhubungan dengan tindak pidana yang disangkakan. Dan tidak boleh pada harta benda yang bukan hasil dari tindak pidana yang disangkakan. Dan aset yang sita oleh pihak Kejaksaan tersebut adalah aset pihak ke-3 yang dimilikinya jauh – jauh hari sebelum klien kami menjabat sebagai ketua koperasi Monata Hotel.tutur Riyanto Djafaar.

Diakhir, Riyanto Djafaar mengatakan bahwa intinya ada 3 hal yang dimohonkan pada sidang perdana Praperadilan hari ini, yakni SPDP, adanya De- Clare dari BPK dan terhadap penyitaan.

” Harapan kedepannya mari sama-sama kita jaga eksistensi koperasi di Indonesia. dan agenda selanjutnya adalah mendengarkan jawaban dari tim penyidik kejaksaan Negeri Malang. Dan pihak kami akan menyerahkan alat bukti tertulis pada sidang besuk pagi, tutup Riyanto Djafaar

Dilain pihak, Ziena salah satu tim penyidik Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Malang saat dikonfirmasi usai sidang mengatakan mohon maaf bukan kapasitas saya untuk menjawab, besuk saja ikuti sidang selanjutnya, Katanya(red)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

PLN Indonesia Power UBP Lontar Perkuat Transisi Energi Bersih melalui MoU Program TOSS

Tangerang - Pasuruannews.com PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar bersama…

2 jam ago

“Ratusan Aktivis Kepung Pabrik AQUA Gondangwetan, Tuding Pelanggaran Tonase hingga Sumur Bor Ilegal, Formapan Desak Pemerintah Tutup Operasional Perusahaan”

Pasuruan,pasuruannews.com,— Puluhan pegiat sosial yang tergabung dalam Forum Masyarakat Prihatin (Formapan) kembali menggelar aksi damai…

2 hari ago

Perda APBD Kabupaten Pasuruan 2026 Ditetapkan 3,5 Triliun Susut 600 Miliar, Pemda Lebih Selektif Di Tahun Mendatang

Pasuruan, Pasuruannews.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama DPRD Kabupaten Pasuruan resmi menyepakati Raperda (Rancangan Peraturan…

3 hari ago

PLN Indonesia Power UBP Lontar Gandeng Masyarakat Setempat Wujudkan Energi Bersih Melalui Pelatihan Konversi Motor Listrik

Bogor - Pasuruannews.com PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong…

3 hari ago

Operasi Zebra 2025, Satlantas Polres Pasuruan Lakukan Penertiban Motor di SMAN 1 Pandaan

Pasuruan,Pasuruannews.com, — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan melakukan penertiban kendaraan bermotor milik pelajar di…

5 hari ago

Harga Ruas Tol Gempol Pasuruan Mengalami Kenaikan, Simak Selengkapnya

Pasuruan,Pasuruannews.com - Tarif ruas Tol Gempol-Pasuruan mengalami kenaikan 4,16 persen mulai berlaku pada Senin (24/11/2025)…

5 hari ago