Diduga Penyaluran Bantuan Sapi di Desa Sidoluhur Jadi Sorotan, Sikap Pemdes Picu Pertanyaan Soal Transparansi

Malang,Pasuruannews.com – Dugaan persoalan dalam penyaluran program bantuan sapi di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menjadi sorotan masyarakat.

Minimnya penjelasan dari pihak pemerintah desa mengenai mekanisme penyaluran bantuan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan terkait transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran penerima manfaat.

Advertisement

Tim Investigasi Pasuruan News melakukan penelusuran lapangan dengan menghimpun keterangan dari sejumlah warga. Dari hasil penelusuran tersebut ditemukan sejumlah informasi yang mengindikasikan adanya dugaan ketidakterbukaan dalam pelaksanaan program. Namun seluruh informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi resmi dan pembuktian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Seorang warga berinisial P mengaku pernah diajak oleh seorang oknum kepala dusun berinisial L menuju kawasan Gunung Tumpuk untuk berfoto bersama sejumlah sapi yang diduga berkaitan dengan program bantuan pemerintah. Setelah kegiatan itu selesai, ia mengaku menerima uang sebesar Rp50.000.

“Saya pernah diajak foto bersama sapi, lalu diberi uang Rp50 ribu,” ungkap P kepada Tim Investigasi, Senin (29/06/2026).

Keterangan tersebut, menurut Tim Investigasi, juga diperkuat oleh seorang warga lain yang menggunakan nama samaran Mail, yang mengaku mengetahui peristiwa tersebut.

Saat dikonfirmasi di depan Balai Desa Sidoluhur, Kepala Dusun berinisial L tidak memberikan penjelasan terkait dugaan tersebut.

“Saya tidak berhak menjawab,” ujarnya singkat.

Tim kemudian meminta konfirmasi kepada Kepala Desa Sidoluhur berinisial M. Pada awalnya ia menyatakan tidak mengetahui persoalan yang ditanyakan.

“Saya tidak tahu apa-apa.” Ungkapnya.

Namun beberapa saat kemudian ia menyampaikan bahwa program bantuan sapi tersebut telah memiliki kelompok pengelola yang dibentuk di desa.

“Sudah ada kelompok pengurusnya.” Ungkapalnya.

Perbedaan pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana pengawasan dan pengetahuan pemerintah desa terhadap pelaksanaan program bantuan yang berlangsung di wilayahnya.

Penelusuran juga dilakukan di Dusun Blandongan. 

Seorang warga berinisial K mengaku telah dua kali mengajukan diri sebagai calon penerima bantuan sapi, namun hingga kini tidak pernah memperoleh tanggapan dari pihak kelompok pengelola.

“Saya sudah daftar dua kali, tapi tidak pernah direspons oleh ketua kelompok.” Ujar K.

Sementara itu, Carik Desa Sidoluhur yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Siap, matur nuwun Pak. Segera saya tindak lanjuti dan saya kasih jawaban. Saya menuju ketua kelompok peternak dulu.” Ujar carik Desa Sidoluhur.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi maupun klarifikasi tertulis dari Pemerintah Desa Sidoluhur mengenai mekanisme penyaluran bantuan sapi, daftar penerima manfaat, dasar pembentukan kelompok peternak, maupun dasar penetapan penerima bantuan.

Apabila di kemudian hari aparat penegak hukum menemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan bantuan pemerintah, termasuk penyalahgunaan kewenangan, manipulasi data penerima, atau perbuatan lain yang melanggar hukum, maka pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban pidana maupun administratif sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis (Boss)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Pendampingan Sertifikasi Halal di Pasar Pandaan, Disambut Antusias oleh UMKM dan IKM Sekitar

Pandaan, pasuruannews.com - Roadshow Pendampingan Sertifikasi Halal kini berada di Pasar Pandaan. Para pedagang IKM…

3 hari ago

LSM GAIB Perjuangan Layangkan Surat Ke Reskrim Polres Guna Unras, Sampaikan Aspirasi Usut Tuntas Kasus PKBM

Bangil, pasuruannews.com- LSM Gaib yang diketuai Habib Yusuf Layangkan surat ke Reskrim Polres Pasuruan guna…

6 hari ago

Semangat Baru Mengawal Gerbang Indonesia di NTT, Saroha Manullang resmi dilantik jadi Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT

Jakarta - Pasuruannews.com Senin, 22 Juni 2026 – Momentum penting dalam perjalanan Direktorat Jenderal Imigrasi…

7 hari ago

DPRD Pasuruan Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Pasuruan Pertahankan Capaian WTP Ke-13 Laporan Keuangan Secara Berturut turut

Raci, Pasuruannews.com - Rapat Paripurna digelar kembali yang dibuka langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Pasuruan,…

2 minggu ago

Apresiasi Didikasi dan Kinerja, Rutan Kandangan Anugerah Penghargaan Pegawai Teladan Triwulan II Tahun 2026

Kandangan – Pasuruannews.com, Rutan Kelas IIB Kandangan melaksanakan apel pagi yang sekaligus dengan penyerahan Piagam…

2 minggu ago

Sensus Ekonomi 2026 segera Dimulai, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Resmikan 1.503 Petugas Sensus Ekonomi

Raci, pasuruannews.com - Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan di tahun 2026 telah mempersiapkan sebanyak 1.513…

2 minggu ago