Marak ! Dugaan Penipuan Yang Melibatkan Rekrutmen RSUD Soedarsono, Ketua LSM NGO dan Jawapes Geram

Pasuruan Kota, pasuruannews.com – Aksi Penipuan kini merajalela khususnya di wilayah kota Pasuruan. Kini aksi tersebut menjanjikan mengenai rekrutmen tenaga kerja di RSUD Soedarsono Purut Kota Pasuruan. Tidak tanggung-tanggung jumlah korban mencapai ratusan orang yang mengalami penipuan tersebut.

Penelusuran awak media melalui narasumber yang identitasnya tidak ingin diungkap memberikan beberapa data korban yang ditarik biaya kisaran 900.000 hingga puluhan juta angka tersebut bervariatif.

Advertisement

Menurut narasumber penjaringan tersebut menyebutkan melalui PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa.

“Penjaringan itu melalui sebuat PT. Outsour Cakrawala Cita Satnusa yang sekarang dalam posisi diduga kabur direkturnya, bekerja sama diduga main dengan orang dalam.” Ujarnya

Saat dikonfirmasi Direktur C inisial DD melalui telp WhatsApp kedua nomor nya tidak respon dan tidak dapat dihubungi

Tidak hanya itu awak media mengkonfirmasi Direktur RSUD Soedarsono, mengatakan bahwasanya itu bukan dari rana RSUD Soedarsono

“Rekrutmen tenaga kerja tersebut bukan ranah kami, dan itu ranah perusahaan outsorching” Ujar Direktur Adi.

Selain itu Direktur RSUD Soedarsono Adi juga memberikan kesempatan pada korban untuk memfasilitasi dan memberikan kesempatan untuk konfirmasi hal tersebut.

” Dan bila ada dugaan orang dalam silahkan di konfirmasi lebih lanjut, serta kalau bisa konfirmasi ketemu aja langsung, karena etika” serasa kurang nyaman di konfirmasi lewat telp atau pesan singkat

Hal tersebut mematik kegeraman LSM NGO, H. Sugeng Samiadji beliau juga menjawab sebatak Ketua LSM Jawapes DPD Jatim mengatakan.

” Dugaan Praktik praktik suap dalam masuknya tenaga Kerja di pemerintahan, BUMN, ataupun BUMD merupakan tindakan biadap”, geram Cak Kaji.

Cak Kaji sapaan akrabnya juga menambahkan bahwa korupsi sebagai perusak tatanan dan profesionalisme pegawai.

” Dampak dugaan korupsi bila betul terjadi adalah sangat merusak dan meluas, tidak hanya membebani keuangan negara tetapi juga merusak tatanan sosial dan profesionalisme.

Beliau juga menjelaskan tidak hanya merusak tatanan sosial dan profesionalisme saja tetapi dampak lain diantaranya :

  • Menurunkan Kualitas dan Produktivitas Kerja
  • Kerugian Keuangan Negara
  • Merosotnya Kepercayaan Publik (Demoralisasi)
  • Menciptakan Ketidakadilan Sosial
  • Melemahkan Tata Kelola (Good Corporate Governance),” tambah Ketua LSM Jawapes Jatim itu.

Beliau juga menyamlaikan bahwa akan melaksanakan aksi audensi, senin (11/05) di RSUD Soedarsono, yang dirasa banyak kejanggalan mulai yang perlu di awasi mulai lelang proyek, Mini Kompetisi, dan adanya informasi menurunya pendapatan di RSUD serta beberapa dikurangi nya tenaga kerja. (Boss).

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Korban Laka Lantas Diduga Dianiaya, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum

TANGERANG – Pasuruannews.com Dugaan tindak pidana penganiayaan terjadi terhadap seorang korban kecelakaan lalu lintas bernama…

4 hari ago

Pemkab Sidoarjo Hapus Denda Pajak hingga Oktober 2026, Dorong Kepatuhan dan Genjot PAD

Sidoarjo,pasuruannees.com — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) resmi memberlakukan program pembebasan denda…

4 hari ago

Lantik Pemuda Anti Korupsi, Bupati Pasuruan Berharap Pemuda Dapat Jadi Garda Terdepan Pemberantasan Narkoba

Raci, pasuruannews.com -  Narkoba sebagai musuh besar bangsa Indonesia khususnya kini telah merebah hingga ke…

4 hari ago

Peringati Hari Thalasemia, RSUD Bangil Adakan Webinar bertajuk Bersama Hadapi Thalasemia Pada Anak : Kenali Sejak Dini, Dampingi dengan Kasih, Berikan Kecukupan Nutrisi Bersama 4 Narasumber Handal

Pasuruan, Pasuruannews.com - Dalam memperingati hari Thalasemia Sedunia 2026 dan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga…

1 minggu ago

Rutan Balige Ikuti Tasyakuran Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Secara Virtual

TOBA – Pasuruannews.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige mengikuti kegiatan tasyakuran puncak Hari…

2 minggu ago

Daycare Little Aresha Penitipan Anak yang Tidak Manusiawi

Yogyakarta, pasuruannews.com – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta resmi menetapkan 13 orang sebagai tersangka…

2 minggu ago