Banjir Tak Kunjung Surut di 3 Kecamatan Kabupaten Pasuruan, Berikut Update Perkembangan Banjir

Pasuruan, pasuruannews.com – Banjir yang terjadi di Kabupaten Pasuruan mulai hari Selasa (24/03) hingga hari ini (26/03/2026) sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, setidaknya tiga wilayah kecamatan masih berjibaku dengan banjir. Diantaranya Kecamatan Rejoso, Beji dan Grati.

Advertisement

Untuk Kecamatan Rejoso, total ada 1774 rumah di 11 desa yang tergenang banjir. Yakni Desa Jarangan, Toyaning, Pandanrejo, Sadengrejo, Karangpandan, Kawisrejo, Sambirejo, Kedungbako, Rejoso Kidul, Patuguran, dan Rejoso Lor.

Dari kesebelas desa terdampak, kondisi terparah ada di Dusun Bandaran, Desa Jarangan, dimana ketinggian air mulai 40-100 sentimeter dengan jumlah warga terdampak sebanyak 467 jiwa. Selain itu, di Rejoso Lor, khususnya di Dusun Petampungan, ketinggian air juga ada yang mencapai 100 sentimeter.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Beji, banjir masih memenuhi permukiman dan fasilitas umum di Desa Kedungringin dan Kedungboto. Dari kedua desa tersebut, banjir terparah ada di Desa Kedungringin, tepatnya Dusun Bahrowo, sebab ketinggian air mencapai 110 sentimeter. Dan untuk banjir di wilayah Kecamatan Grati menyisakan Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon. Namun sudah mulai surut meski ketinggian air banjir masih 40 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, ribuan warga yang masih berjibaku dengan banjir terus disupport bantuan oleh pemerintah, baik dari BNPB, Pemprov Jatim maupun Pemkab Pasuruan.

Bantuan yang diberikan sangat beragam, mulai dari logistik makanan siap saji, selimut, obat-obatan, sembako, matras, tenda pengungsian sampai pompa air berskala besar.

“Banyak sekali bantuan yang diberikan dan langsung kami salurkan dan kami gunakan untuk mengurangi dampak banjir dan membantu urusan kedaruratan bencana,” kata Sugeng di sela-sela memantau shelter kebencanaan di Kecamatan Rejoso, Kamis (26/3/2026).

Sugeng menjelaskan, banjir disebabkan oleh curah hujan yang cukup ekstrim, yakni turun dengan intensitas lebat ditambah angin kencang terjadi selama berjam-jam dalam beberapa hari terakhir.

“Mudah-mudahan cuaca nya membaik dan hari ini tidak turun hujan lebat, karena ini juga akhir musim penghujan,” harapnya. (Red)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

UPACARA PERSEMAYAMAN DAN PELEPASAN JENAZAH PRATU MARINIR ANUMERTA ANDI SUVIO

Jakarta, Pasuruannews.com - Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E.,…

3 hari ago

Rutan Tanjung Pura Buka Kunjungan Idul Fitri, Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara Hadir Untuk Monev Langsung ke Lapangan

Tanjung Pura – Pasuruannews.com Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura membuka layanan kunjungan keluarga…

4 hari ago

Suasana Haru di Rutan Sidikalang: 182 Warga Binaan Rayakan Idul Fitri 1447 H dan Terima Remisi Khusus

DAIRI || SIDIKALANG– Pasuruannews.com Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas…

4 hari ago

418 Warga Binaan Lapas Siborongborong Terima Remisi Lebaran

SIBORONGBORONG – Pasuruannrws.com Sebanyak 418 warga binaan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Siborongborong menerima…

5 hari ago

Remisi Lebaran untuk 137 Warga Binaan di Rutan Balige

BALIGE – Pasuruannews.com Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Balige memberikan Remisi Khusus Hari Raya Idul…

5 hari ago

Pemkab Pasuruan Siapkan 7 Armada Bus Untuk Program Mudik Gratis

Raci, pasuruannews.com - Program Mudik Gratis yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan Melalui Dinas Perhubungan…

1 minggu ago