Kematian Mahasiswi UMM di Wonorejo Kini Mulai Terungkap

Wonorejo, Pasuruannews.com – Misteri Kematian Mahasiswi UMM yang menggemparkan warga kini perlahan mulai terungkap.

Mahasiswi UMM tersebut diketahui bernama Faradilla Amalia Najwa (21) dari hasil penyelidikan korban adalah warga Desa Tiris Kabupaten Probolinggo Mahasiswa Fakultas Hukum angkatan tahun 2024.

Advertisement

Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak panen Jagung pukul 06.30 wib

Saat memarkir mobil di atas jembatan menuju sawah, Rohim (45) melihat sosok perempuan tergeletak di dasar sungai. Korban mengenakan jaket hitam, celana kain warna krem, dan masih memakai helm warna pink.

“Dia tidak bergerak. Saya menghubungi Suud (warga lain) dan dia laporan ke polsek,” ujar Rohim.

Korban ditemukan tewas di dasar aliran sungai di Dusun Kauman, Desa Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (16/12) pagi.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Puluhan warga tampak berkerumun di sekitar lokasi penemuan. Video penemuan mayat ini bahkan viral di media sosial TikTok.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengungkapkan posisi tubuh korban saat ditemukan. Dimana posisi mayat kepala di bawah dan kaki berada di atas. Mayat berada di dasar sungai dan tidak terkena aliran air sungai.

Dari informasi yang dihimpun, korban diduga dibunuh. Pelaku yang diduga adalah Kakak Ipar Korban berinisial AS yang diketahui adalah anggota Polisi.

Pelaku ditangkap oleh tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Diduga pelaku sebelumnya mengantarkan korban saat dibawa ke Pusdik Watukosek Gempol, tetapi menurut narasumber ada keanehan dari gelagat pelaku.

” Seharusnya sebagai keluarga korban berada dalam posisi duka, tapi ini justru memberikan kesan berbeda dan janggal” ungkap narasumber yang tidak dapat diungkapkan identitasnya.

Meski demikian, polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait penetapan tersangka dan masih fokus menunggu hasil autopsi.

“Masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Gempol untuk memastikan penyebab kematian korban,” tegas Joko. (Ndah/red)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Sertifikat Tanah di Desa Gerbo, Sekdes Mundur Mendadak

Purwodadi, pasuruannews.com – Di tengah ketenangan desa Gerbo Purwodadi mencuat dugaan praktik pemalsuan tanda tangan…

1 hari ago

Gelar Tes Urine Mendadak terhadap Warga Binaan Rutan Tanjung Pura Nyatakan Seluruh Hasil Pemeriksaan Negatif

Pasuruannews.com - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjungpura kembali membuktikan keseriusan dan komitmennya dalam…

3 hari ago

Rutan Balige Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis

Pasuruannews.com - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB…

5 hari ago

LSM GAIB Sampaikan Keluhan Masyarakat Mengenai Tambang, Habib Yusuf Menyetujui Adanya Portal yang disampaikan oleh Wakil Bupati Pasuruan

Raci, Pasuruannews.com - Dampak Kegiatan Tambang Ilegal meresahkan warga Kabupaten Pasuruan yang disekitarnya terdapat tambang…

6 hari ago

Gubernur Khofifah Lakukan Ground Breaking JLKT di Kawasan TNBTS

Sukapura Probolinggo , pasuruannews.com – Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa melakukan ground breaking…

1 minggu ago

DK3P Kabupaten Pasuruan Dukung dan Sambut Baik Kontes Entok Nasional Pasuruan Bersatu 2026

Bangil, pasuruannews.com - Upaya Mendorong Kemajuan Sektor Peternakan Unggas di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah kabupaten Pasuruan…

1 minggu ago