“Peredaran Daging Gelonggongan di Pasar Pandaan, Ketua Pedagang se-Pasuruan Raya dan Dinas Bertindak”

PASURUANNEWS.COM,-Semakin maraknya temuan daging sapi glonggongan yang dijual dengan harga murah, diduga berasal dari sapi yang diberi minum secara berlebihan sebelum disembelih untuk menambah berat badan.

 

Advertisement

yang beredar di pasar Pandaan membuat Ketua paguyuban penjual daging Pasuruan Raya M. Habibi geram dan melaporkan ke Polres serta berniat melakukan unjuk rasa yang sebelumnya direncakan 200 orang yang hadir namun diganti dengan Konferensi pers terkait koordinasi paguyuban penjual daging Pasuruan Raya dengan Disperindag , Senin (30/06/2025).

 

Konferensi Pers tersebut di gelar di kantor UPT Pasar Bangil dengan dihadiri oleh Subakti Utomo Kepala UPT Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan, Nahnu Halefi Kepala UPT Pasar Bangil, Sugiman Budi Santoso Kepala UPT Pasar Pandaan, M.Habibi Ketua Paguyuban Penjual Daging Pasuruan Raya, drh. Panti Absari dari Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan.

 

 

Berdasarkan hasil pertemuan yang telah terjadi sebelumnya menyepakati bahwasannya Ketua Paguyuban M.Habibi akan mencabut laporannya yang dilayangkan di Polres Pasuruan serta membahas 9 item tuntutan dari ketua Paguyuban Penjual Daging Pasuruan Raya. Salah satunya dengan adanya Mosi Tidak Percaya terhadap Kepemimpinan Kepala UPT. Pandaan Sugiman Budi Santoso.

 

” hasil pertemuan dan koordinasi yang telah berlangsung tersebut membahas mengai mosi tidak percaya tentang kepemimpinan Kepala UPT Pandaan yang diduga membiarkan peredaran daging glonggongan beredar di pasar Pandaan, penyelewengan retribusi pasar dan pembiaran gudang peledak atau mercon di pasar Pandaan yang dapat membahayakan keselamatan penjual dan pengunjung” ujar Nahnu Halefi Selaku Kepala UPT. Bangil.

 

drh. Panti Absari menjelaskan bahwa dari temuan dan laporan yang telah dilakukan akan menjadi sebuah evaluasi dan masukan untuk perbaikan bagi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan.

 

 

“Dari laporan dan temuan penjualan daging gelonggongan di pasar Pandaan dan diduga terjadi malpraktek dls, akan menjadi evaluasi dan masukkan serta menjadi acuan kedepan untuk melindungi masyarakat bagi dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan” ujarnya.

 

Selain itu M.Habibi selaku ketua Penjual Daging se-Pasuruan Raya berharap adanya peraturan yang jelas terkait peredaran daging gelonggongan yang telah lama terjadi di Pasar Pandaan khususnya.

 

” Kami Berharap Bupati Pasuruan dan Dinas terkait untuk membuat peraturan Perbub mengenai peredaran daging gelonggongan, sehingga tidak terjadi lagi peredaran daging gelonggongan di wilayah Kabupaten Pasuruan, apalagi peredaran daging glonggongan berasal dari luar Kabupaten Pasuruan. Kami sebagai penjual sangat dirugikan akan hal ini” harapnya.

 

Dengan maraknya peredaran daging glonggongan yang terjadi dengan penjual berasal dari luar Kabupaten Pasuruan mengakibatkan banyak kerugian bagi masyarakat khususnya. Daging gelonggongan yang membuat timbangan tidak sesuai dan daging cepat busuk dan mudah masuknya bakteri sehingga membahayakan kesehatan masyarakat. Hal tersebut menyalahi aturan UU. kesehatan hewan.

 

 

Kabupaten Pasuruan seyogyanya dapat mencontoh kabupaten atau kota lain mengenai aturan yang membatasi serta memperketat penjualan daging agar tidak ada lagi daging gelonggongan yang dijual di Kabupaten Pasuruan.(Slh)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Peringati Hari Thalasemia, RSUD Bangil Adakan Webinar bertajuk Bersama Hadapi Thalasemia Pada Anak : Kenali Sejak Dini, Dampingi dengan Kasih, Berikan Kecukupan Nutrisi Bersama 4 Narasumber Handal

Pasuruan, Pasuruannews.com - Dalam memperingati hari Thalasemia Sedunia 2026 dan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga…

5 hari ago

Rutan Balige Ikuti Tasyakuran Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Secara Virtual

TOBA – Pasuruannews.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige mengikuti kegiatan tasyakuran puncak Hari…

6 hari ago

Daycare Little Aresha Penitipan Anak yang Tidak Manusiawi

Yogyakarta, pasuruannews.com – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta resmi menetapkan 13 orang sebagai tersangka…

1 minggu ago

Desa Rembang Dalam Kepungan Sampah:Warga Tercekik Bau Busuk,Kinerja Pemerintah Desa Dipertanyakan

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Wajah lingkungan di Desa Rembang kini berubah menjadi gambaran krisis yang memprihatinkan. Tumpukan sampah…

1 minggu ago

Warga Randugong Heboh Isu Fiksi Sengketa Tanah Hibah, Pemilik Tegaskan Tak Ada Konflik Waris

Pasuruan,pasuruannews.com– Warga Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, sempat dihebohkan dengan beredarnya kabar yang disebut-sebut…

1 minggu ago

Pungli di Satpas Polres Simalungun Berjamur Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM), Sim C Tembak Biaya 500 Ribu      

Simalungun- Pasuruannews.com Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) bebas pungli hanya slogan bagi jajaran SATPAS Polres…

2 minggu ago