SK Kades Selorejo Sah…! Gugatan Pw Cs Diduga Cacat Formil

MALANG, PasNews.com-
Gugatan PW CS, diduga Cacat Formil, Surat Keputusan (SK) Kades Selorejo SAH Dimata Hukum, dan polemik sengketa kebun jeruk Tanah Kas Desa Selorejo, Kecamatan Dau selesai, Selasa (25/05/21).

Gugatan Penggugat, yang disusun Kuasa hukumnya diduga terdapat cacat formil, sehingga gugatan Penggugat tidak dapat diterima atau ditolak.

Advertisement

Kali ini putusan atas perkara perdata nomor 214/Pdt.G/2020/PN.KPN telah dibacakan dengan hasil yang mungkin cukup mengecewakan dari Wiwied Tuhu Cs.

Menanggapi putusan tersebut Kuasa Hukum Kades Selorejo, Didik Lestariyono,SH.,MH merasa puas dengan putusan tersebut.

Tidak lupa Kuasa Hukum Kades Selorejo memgucap terima kasih kepada yang Mulia Majelis Hakim, yang telah dengan sangat cermat memeriksa dan mengadili perkara ini.

“Putusan yang dibacakan hari ini sungguh sangat memenuhi rasa keadilan bagi pemerintah Desa Selorejo, terutama bagi seluruh masyarakat Desa Selorejo yang selama ini memang berharap tanah TKD di kelola Desa, bukan di sewakan ke perorangan,” Ujar Pengacara lulusan Pascasarjana Univ Brawijaya, di Pengadilan Negeri Kepanjen siang tadi.

Imam Syafii, selaku ketua DPW Pemuda LIRA Jawa Timur, juga menyampaikan merasa puas dengan putusan Pengadilan Negeri Kepanjen, karena menurutnya telah memenuhi rasa keadilan baik bagi pemerintah desa maupun bagi seluruh masyarakat Desa, yang selama ini tidak pernah merasakan manisnya hasil panen kebun jeruk di desanya.

Ia (Imam Safi’i) mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Negeri Kepanjen, karena telah memberi putusan yang adil. Dengan adanya putusan ini maka SK. Kepala Desa terkait penghentian sewa tanah TKD menjadi SAH dan berkekuatan hukum.

“ini menjadi harapan baru masyarakat Selorejo untuk menjadi masyarakat yang sejahtera untuk kedepannya. Kasus sengketa TKD Selorejo menarik banyak perhatian masyarakat, karena melibatkan banyak pihak yang berkepentingan.

Nampaknya, dengan adanya putusan kali ini menjadikan desa tersebut menjadi lebih tentram, karena tidak ada lagi orang-orang kuat yang berusaha memaksakan kehendak untuk menggarap tanah TKD, meskipun masa sewanya sudah habis. (Mif-RD).

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Polres Pasuruan Siap Segera Tindak Lanjuti Laporan Warga soal Dugaan Tambang Tanpa Izin

Pasrepan, Pasuruannews.com– Polres Pasuruan menindaklanjuti informasi dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin di Desa Lemahbang, Kecamatan…

4 hari ago

9 WARGA BINAAN RUTAN BALIGE TERIMA HAK PEMBEBASAN BERSYARAT, KESEMPATAN BARU MENATA MASA DEPAN

Pasuruannews.com - BALIGE, 11 Oktober 2026 — Sebanyak sembilan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan)…

4 hari ago

Hadapi Musim Penghujan Pemkab Pasuruan Intens Lakukan Normalisasi Sungai di Wilayah Potensi Banjir

Pasuruan, pasuruannews.com- Hadapi Musim Penghujan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga…

6 hari ago

Dua Tahun Tak Tersentuh, Jalan Ambles Akibat TPT Ambrol di Sumbergedang Akhirnya diperbaiki oleh Pemkab Pasuruan

Pandaan, pasuruannews.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Bina marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan…

7 hari ago

Rutan Balige Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian

BALIGE - Pasuruannews.com 1 Oktober 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menggelar…

2 minggu ago

e-MBLB Disorot, FORMAT Ungkap 11 Kendala Tambang di Pasuruan: Deposit Truk hingga Beban Pajak Jadi Sorotan

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Sosialisasi resmi antara Pemkab dan pengusaha tambang, terungkap setidaknya 11 kendala krusial yang diakui…

2 minggu ago