Tinjau Tempat Wisata Di Pasuruan, Kapolda Jatim Minta Pengelola Tetap Pertahankan Prokes

Tinjau Tempat Wisata di Pasuruan, Kapolda Jatim Minta Pengelola Tetap Pertahankan Prokes

PASURUAN,pasuruannews.com-Rombongan PJU (Pejabat Utama) Polda Jatim melakukan pengecekan di sejumlah tempat wisata di Jatim, Sabtu (15/5). Salah satunya di Taman Dayu, Kabupaten Pasuruan.

Advertisement

Rombongan yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta ini di sana disambut kedatangannya oleh Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Setelah turun dari mobil, kapolda saat itu langsung meninjau tempat lokasi wisata. Dia juga serta mengecek bagaimana sarana dan prasarana protokol kesehatan yang terdapat di sana.

Usai melakukan pengecekan dia mengatakan tadi baru saja selesai di Jatim Park sekarang di Taman Dayu. “Untuk memastikan beberapa hal yang pertama terkait dengan masalah penyekatan, dan kedua bagaimana permasalahan prokes di tempat wisata, lalu yang ke tiga pelaksanaan prokes di Beji, lalu yang keempat pengecekan pelaksanaan arus balik,” ujarnya.

Dari semua itu dia menghimbau pada pengelola tetap melaksanakan prokes. Kemudian pada pengunjung tetap mengenakan masker dan mematuhi apa yang ditetapkan pengelola.

“Kepada petugas yang berjaga sediakan termo gan, kemudian tempat cuci tangan lalu juga berkoordinasi dengan satgas apabila ditemukan yang suhu naik. Apabila nanti dites dan ternyata reaktif bisa ditindak lanjuti ke rumah sakit yang dirujuk,” tuturnya.

Kapolda juga menjelaskan sejauh ini pihaknya bersama dengan TNI di seluruh Jatim bersama pemda telah melakukan beberapa penyekatan. Dimana ada 215 ribu kendaraan yang telah diperiksa, yang sudah diputar balik ada 43 ribu sedangkan yang dilaksanakan swab antigen acak ada 3.197. “Dan dari yang diswab acak ada 21 yang reaktif dan positif sehingga dilakukan perawatan,” tegasnya.

Sebab itu kapolda meminta kepada seluruh masyarakat apabila kembali balik harus melengkapi surat keterangan bebas covid-19, kemudian surat tugas dari instansi tempat bekerja. Sementara untuk pribadi dilengkapi RT dan RW tempat.

“Dan kami memohon kepada semua masyarakat, varian baru Covid-19 dari India yang perlu kita waspadai. Karena sifatnya lebih cepat dan lebih melemahkan kita,” imbuh jenderal bintang dua ini.(endang)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Penindakan Rokok Ilegal di Wilayah Pandaan Arah Randupitu Jadi Sorotan Tajam dan Dipertanyakan

Gempol, pasuruannews.com - Penindakan dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Pandaan arah Randu Pitu, Kabupaten…

1 hari ago

Cabdin Pasuruan Disorot, Polemik Rp125 Ribu DPM SMKN Winongan Belum Terjawab: Wajib atau Sukarela?

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Polemik dugaan pungutan berkedok Dana Partisipasi Masyarakat (DPM) di SMKN Winongan, Kabupaten Pasuruan, kembali…

3 hari ago

Kebakaran Melanda Pasar Kepulungan Gempol, Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi

Gempol, Pasuruannews.com - Asap Hitam Pekat membumbung tinggi terlihat dari kejauhan menyebabkan kemacetan di jalur…

3 hari ago

RUTAN BALIGE BANTAH ISU KEKERASAN TERHADAP TAHANAN NARKOBA HINGGA MENINGGAL DUNIA, TEGASKAN PENYEBAB KEMATIAN MENUNGGU HASIL PENYIDIKAN

Pasuruanews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige memberikan klarifikasi tegas terkait meninggalnya Herman…

4 hari ago

PLN INDONESIA POWER UBP BANTEN 3 LONTAR PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI KNOWLEDGE SHARING DAN PENANDATANGANAN MOU

Pasuruannews.com – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar terus mendorong…

4 hari ago

Pungutan Berkedok “Dana Partisipasi” di SMKN Winongan? Wali Murid Mengaku Terancam Tak Boleh Ikut Ujian Jika Tak Bayar

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Dugaan pungutan kepada wali murid kembali mencuat. Kali ini, sorotan mengarah ke SMKN Winongan,…

2 minggu ago