Polres Pasuruan Berhasil Amankan Pelaku pembawa Bahan Peledak

PASURUAN,pasuruannews.com – Polres Pasuruan berhasil mengamankan pelaku
Manan (67) warga Desa Ampelsari, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan beserta serbuk bahan peledak miliknya saat pers rillis di Mapolres Pasuruan, Selasa (04/05/2021).

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H. menyampaikan, pelaku Manan berhasil ditahan polisi Kamis, 29 April 2021 usai kedapatan menjual serbuk bahan peledak di rumahnya.

Advertisement

Dalam hal ini Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H mengatakan, jika tanpa dengan izin yang resmi jangan memproduksi atau menggunakan bahan-bahan seperti ini.

“Kalau di Pasrepan dulu ada dua rumah yang ambruk gara-gara ledakan, ya bahan seperti ini lah yang meledak. Kalau dalam jumlah besar, gedung pun bisa rontok,” ujar Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H.

Menurut Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H. dari bahan baku serbuk peledak seberat 1 kg ini. Manan mendapatkannya dari penjual sayur keliling dan rencananya serbuk itu akan dijual kembali untuk bahan mercon.

“Ia mendapatkan dengan harga dua ratus lima puluh ribu perkilo, kemudian akan dijual tiga ratus ribu perkilo,” lanjut Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H.

“Tanpa dengan izin yang resmi jangan memproduksi atau menggunakan bahan-bahan seperti ini. Sampai saat ini, pengedar serbuk peledak alias si penjual sayur keliling, masih dalam pengejaran polisi. Ini masih kita dalami. Karena pelaku kurang kooperatif,” terang Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H. menghimbau kepada masyarakat luas dan memperingatkan untuk tidak main-main dengan petasan. Terutama saat merayakan Idul Fitri 1442 Hijjriah/2021 Masehi.

“Ini masih menjadi budaya di beberapa tempat tertentu. Saya ingatkan betul bahwa ini adalah sebuah pelanggaran hukum yang jelas diatur dalam undang-undang kita sejak tahun 1951. Tolong masyarakat hindari perayaan Idul Fitri dengan cara menyulut maupun membuat petasan,” tegas Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K. S.H. M.H.

Sementara itu di pers rillis pelaku Manan tetap bersikukuh tidak mengenal si penjual sayur keliling. Dirinya mengaku hanya menjalankan titipan dari penjual sayur itu.

“Orangnya ngaku dari Kluwut. Tapi saya enggak kenal. Rumah orangnya saya enggak tahu. Saya cuma dititipi, disuruh jualkan. Disuruh jual 300 ribu perkilo. Sebelumnya saya juga belum pernah jualan barang seperti ini.” pungkasnya.

Dari hasil perbuatannya pelaku Manan dari Polisi dikenakan Pasal 1 ayat (1) dan (3) UU darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun atau seumur hidup.(edg)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Padangsidimpuan – Pasuruannews.com Komitmen Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan dalam memberantas peredaran narkoba dan barang terlarang…

1 hari ago

Pengurangan Sampah di Kabupaten Pasuruan Meningkat, DLH Perkuat Pengelolaan dari Tingkat Rumah Tangga

Pasuruan,Pasuruannews.com, – Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Setiap tahunnya, timbulan sampah…

2 hari ago

Pantau Lahan Jagung Petani, Polres Pasuruan Kawal Sukses Swasembada Pangan

Rembang, pasuruannews.com– Polres Pasuruan melakukan kegiatan pemantauan lahan jagung milik petani di Desa Tampung, Kecamatan…

3 hari ago

Diskoperindag Pasuruan Genjot Penertiban Aset Pasar, Kejar Target PAD Rp 5,78 Miliar

pasuruan,Pasuruannews.com, – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah…

3 hari ago

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Tutur Ikut Rawat Ladang Jagung Warga

Tutur, pasuruannews.com– Tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Kecamatan Tutur, Kabupaten…

5 hari ago

7 Bulan Menanti Keadilan

Medan – Pasuruannews.com Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Maryati (39) mengaku kecewa terhadap lambannya…

5 hari ago