img 20250406 wa0126
SURABAYA ,Pasuruannews.com,-Polda Jatim mencatat jumlah angka kecelakaan (Laka) beserta fatalitas korban tewas di Jawa Timur selama sebelas hari pelaksanaan Operasi Ketupat Pengamanan Idulfitri 1446 H Tahun 2025, mengalami tren penurunan 34 persen, dibandingkan tahun 2024.
Berdasarkan data hingga H+3 Lebaran Idulfitri 2025, per hari Kamis (3/4/2025), tercatat jumlah angkat kecelakaan sekitar 350 kasus.
Sedangkan tahun 2024 silam dalam periode yang sama, tercatat 527 kasus.
“Artinya, sejauh ini secara hitungan ada penurunan sekitar 34 persen, dengan selisih 117 kasus,” ujar Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, Kamis (3/4).
Kombes Pol Komarudin mengatakan, data tersebut merupakan hasil pemantauan personel di seluruh satuan wilayah Polda Jawa Timur tepat pada H+3 Lebaran Idulfitri 2025, Kamis (3/4/2025).
“Pelaksanaan operasi diagendakan berlangsung dari Minggu (23/3/2025) hingga Senin (8/4/2025) mendatang, ” ujar Kombes Komarudin.
Ia berharap tren penurunan kasus kecelakaan dan fatalitas pada hari kesebelasan dapat terus terjaga hingga puncak arus balik yang diprediksi pada berlangsung mulai Sabtu (5/4/2025) hingga Senin (7/4/2025).
“Kami berharap, menyisakan 5-6 hari lagi, situasi ini bisa terjaga dengan penggelaran kekuatan seluruh wilayah sekitar 15 ribu orang personel lebih kami terjunkan,” pungkasnya. (Slh)
Raci, Pasuruannews.com - Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo Kukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan Umum Daerah…
Sumatera Barat, Pasuruan news.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam RI) Jenderal…
Wonorejo, Pasuruannews.com— Polsek Wonorejo bersama jajaran Polres Pasuruan mengikuti kegiatan panen jagung serentak kuartal I…
Jakarta, Pasuruannews.com - Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menggelar…
Pasuruan, Pasuruannews.com- Bupati Rusdi Sutejo melantik 297 pejabat di lingkungan Kabupaten Pasuruan. Dari 297 pejabat…
Casablanca, pasuruannews.com- Fosil pertama dari periode evolusi manusia yang selama ini masih belum terpahami yang…