img 20250130 wa0069
MADIUN ,Pasuruannews.com,-Polres Madiun Polda Jatim menerima laporan dari masyarakat tentang adanya paket mencurigakan yang terbungkus kardus yang di letakkan di depan Indomaret Exit Tol Madiun di Dumpil Kec. Nglames, Rabu (29/1/2025).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolres Madiun AKBP Mohammad Zainur Rofik langsung mendatangi TKP dan selanjutnya memasang garis Police Line.
“Kami melaksanakan pengamanan dengan memasang Police Line serta menempatkan personil di seputaran lokasi, selanjutnya kami berkoordinasi dengan tim Gegana Brimob” kata AKBP Rofik.
Sekira pukul 08.00 Wib, Polres Madiun Polda Jatim bersama-sama dengan tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan terhadap paket tersebut.
Kapolres Madiun menerangkan bahwa dari hasil pemeriksaan dari tim Gegana Satbrimob Polda Jatim isi dalam paket tersebut adalah Mercon/Petasan.
“Paket dalam kardus tersebut berisi Mercon/Petasan dengan panjang 30 cm diameter 11-12cm dan hari ini sudah dihancurkan dan di Disposal oleh tim Gegana Brimob Polda Jatim,” terang AKBP Rofik.
Mantan Kapolres Lumajang mengaskan bahwa paket mencurigakan tersebut bukan bom seperti kabar yang beredar di masyarakat.
“Sekali lagi paket tersebut bukan Bom, kami berharap masyarakat tidak terpancing dengan berita hoax yang dapat mengganggu kamtibmas di wilayah Kabupaten Madiun”, tegasnya. (Soleh)
Raci, pasuruannews.com – LSM Trinusa mengawal aspirasi pekerja Petugas Jalur Lintasan (PJL) terhadap nasib memprihatinkan…
Bangil, Pasuruannews.com - Adanya dugaan penyelewengan laporan dana Pilkada 2024 di Kabupaten Pasuruan kini gugur…
Sukorejo, pasuruannews.com - SMKN 2 Sukorejo menjalin kolaborasi dengan Polres Pasuruan melalui kegiatan Police Goes…
Jakarta, pasuruannews.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara…
Pasuruan, pasuruannews.com– Polri terus memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memutus rantai tengkulak dan memperluas akses…
pasuruan,pasuruannews.com, – Polres Pasuruan memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya pemberitaan di media online yang menyebut adanya…