Diduga Pilkades Desa Beji Sarat Rekayasa Panitia

PASURUAN,pasnews.com –
Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak yang di selenggarakan pada hari selasa 10 Oktober 2023 di Kabupaten Pasuruan, khususnya di Desa Beji kecamatan Beji menuai banyak sorotan.

Pasalnya, pelaksanaan Pilkades di Desa Beji Kecamatan Beji tersebut diduga telah terjadi rekayasa untuk memenangkan salah satu peserta Pilkades.

Advertisement

Sebagaimana disampaikan oleh Suharto, SH ketua tim pemenangan calon Kades dengan nomor urut 01 Uswatun Jamilah, SE, bahwa pelaksanaan pemilihan kepala desa di Desa Beji Kecamatan Beji ini dari awal sudah tercium aroma kecurangan, terangnya.

Indikasi kecurangan – kecurangan tersebut diantaranya :

1. menciptakan ratusan BB orang DPT pemilih dibawah umur yang ketahuan oleh cakades.

2. Menciptakan DPT ganda di tiap-tiap TPS

3. Menciptan tambahan TPS 17 sebagai TPS siluman, karena DPT DI TPS 17 sama dengan TPS 11

4.Tidak pernah mengumpulkan 4 calon untuk membuat kesepakatan

5. Mengitimidasi calon kades untuk menanda tangani berita acara agar tidak menuntut apa saja yang dilakukan panitia (pembodohan)

6. Memberikan surat undangan pemilih Ganda di TPS 17 dan TPS 11.

7. Memposisikan ketua RT se-Desa beji untuk mengumpulkan pemilih dirumahnya agar mencoblos cakades no. 4

8. Panitia pilkades beji berupaya menekan kehadiran pemilih dengan cara mengadakan sosialisi dengan mobil keliling jam 12 malam

9. Menciptakan TPS utama dalam hal ini TPS 17 seperti kandang sapi dengan anggaran pilkades beji dengan biaya 240 juta lebih, hal tersebut membuat marah Sekda kabupaten pasuruan pada waktu kunjungan ke TPS 17.

10. Membuat bener foto sosialisasi cakades senilai 20 ribu yang dipasang dengan tali rafia

11. Membiarkan bener cakades no 4 dipasang dengan ukuran besar sebelum masa kampanye

12. Pembentukan ketua panitia yang direkayasa oleh Cakades no 4 melalui BPD desa beji.

Dengan ketidak hadiran mencapai 2 ribu pemilih,temuan dan bukti diduga rekayasa berjamaah dari panitia tiga calon kades beji akan menempuh jalur hukum dan politik (tim)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Penindakan Rokok Ilegal di Wilayah Pandaan Arah Randupitu Jadi Sorotan Tajam dan Dipertanyakan

Gempol, pasuruannews.com - Penindakan dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Pandaan arah Randu Pitu, Kabupaten…

1 hari ago

Cabdin Pasuruan Disorot, Polemik Rp125 Ribu DPM SMKN Winongan Belum Terjawab: Wajib atau Sukarela?

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Polemik dugaan pungutan berkedok Dana Partisipasi Masyarakat (DPM) di SMKN Winongan, Kabupaten Pasuruan, kembali…

3 hari ago

Kebakaran Melanda Pasar Kepulungan Gempol, Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi

Gempol, Pasuruannews.com - Asap Hitam Pekat membumbung tinggi terlihat dari kejauhan menyebabkan kemacetan di jalur…

3 hari ago

RUTAN BALIGE BANTAH ISU KEKERASAN TERHADAP TAHANAN NARKOBA HINGGA MENINGGAL DUNIA, TEGASKAN PENYEBAB KEMATIAN MENUNGGU HASIL PENYIDIKAN

Pasuruanews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige memberikan klarifikasi tegas terkait meninggalnya Herman…

4 hari ago

PLN INDONESIA POWER UBP BANTEN 3 LONTAR PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI KNOWLEDGE SHARING DAN PENANDATANGANAN MOU

Pasuruannews.com – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar terus mendorong…

4 hari ago

Pungutan Berkedok “Dana Partisipasi” di SMKN Winongan? Wali Murid Mengaku Terancam Tak Boleh Ikut Ujian Jika Tak Bayar

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Dugaan pungutan kepada wali murid kembali mencuat. Kali ini, sorotan mengarah ke SMKN Winongan,…

2 minggu ago