Kawal Aspirasi Rakyat, Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Datangi SMAN 1 Bangil

PASURUAN.pasnews.com – Pro dan kontra tentang perubahan SMAN 1 Bangil yang akan menjadi SMAN 1 Taruna Madani menjadi perdebatan masyarakat di area sekeliling SMAN 1 Bangil, pasalnya beberapa masyarakat yang menolak telah mengadu ke Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan bersama anggota dan juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan akhirnya mendatangi SMAN 1 Bangil. Kedatangan mereka ialah untuk meminta penjelasan dari pihak sekolah terkait rencana perubahan nama SMAN 1 Bangil menjadi SMAN 1 Taruna Madani.

Advertisement

Didalam forum tersebut juga dihadiri perwakilan dari Lanal Malang, Lantamal V Surabaya, Ketua Komite, Dewan Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Kepala cabang dinas pendidikan Jawa Timur wilayah Pasuruan, Camat Bangil, Kapolsek Bangil, Kepala Sekolah, juga beberapa alumni, Rabu (05/01/2022).

Dengan munculnya SMAN 1 Taruna Madani dinilai berdampak pada berkurangnya kesempatan anak-anak sekitar untuk sekolah di sana. Sejumlah wali murid sangat mengkhawatirkan, karena kuota penerimaan dapat berkurang serta masuk ke SMAN 1 Taruna Madani juga biayanya mahal.

Mengantisipasi masyarakat yang pro dan kontra tentang penolakan SMAN 1 Taruna Madani, Abdul Rouf selaku anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan berdiskusi dan memberikan beberapa saran kepada SMAN 1 Bangil.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mendukung program tersebut untuk menciptakan anak didik yang berkualitas. Namun, ia berharap kekhawatiran masyarakat, khususnya orang tua murid di wilayah Kecamatan Bangil, juga diperhatikan.

“Begini saja, saya usul jika reguler ditambah 100 siswa kuotanya. Jika begitu kan enak, jadi kuota yang reguler sekitar 300 dan yang taruna 200” ujarnya.

Ia juga mengusulkan jika calon peserta didik yang tidak bisa masuk reguler saat PPBD di SMAN 1 Bangil, bisa mendaftar di MAN Bangil. Syaratnya, tentu MAN Bangil perlu menambah ruang belajar.

“Ini harus dikomunikasikan ke Kemenag yang membawahi MAN Bangil,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Rusdi Sutedjo Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan juga mengatakan bahwa perubahan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan. Harapannya, anak-anak didik berkualitas dengan daya saing tinggi bakal terlahir dari SMAN 1 Taruna Madani.

Meskipun demikian, pihaknya masih bersikukuh kalau bisa SMAN 1 Taruna Madani berdiri sendiri tanpa harus mengubah SMAN 1 Bangil. Itu hanya sekedar masukan saja, karena Ia mengawal aspirasi rakyat yang hampir setiap hari didatangi masyarakat yang mengadu.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Pasuruan, Indah Yudiani, mengatakan bahwa untuk masuk ke SMAN 1 Taruna Madani memang biayanya mahal, karena itu semua termasuk asmara, laundry, makan, dan sebagainya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan menerima semua yang daftar, tanpa memandang kaya atau tidak.

“Sekarang kan ada program dari Pak Jokowi mengenai KIP, nanti untuk anak didik yang kurang mampu bisa mengajukan KIP. Dan di SMAN 1 Taruna Madani ada keringanannya” tegasnya.

Meski SMAN 1 Taruna Madani terbilang cukup mahal, semoga nantinya masyarakat sekitar SMAN 1 Bangil bisa menerima adanya SMAN 1 Taruna Madani, pungkasnya (AN)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Rutan Balige Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian

BALIGE - Pasuruannews.com 1 Oktober 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige menggelar…

5 hari ago

e-MBLB Disorot, FORMAT Ungkap 11 Kendala Tambang di Pasuruan: Deposit Truk hingga Beban Pajak Jadi Sorotan

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Sosialisasi resmi antara Pemkab dan pengusaha tambang, terungkap setidaknya 11 kendala krusial yang diakui…

6 hari ago

Pemkab Pasuruan Bangun Drainase di Titik-titik Banjir Hadapi Musim Penghujan

Pasuruan, pasuruannews.com - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman berupaya mengurangi potensi…

6 hari ago

DPRD Gelar Rapat Paripurna ke III Agenda Pemaparan Jawaban Oleh Bupati atas Pemandangan Fraksi-fraksi Terkait Raperda Non APBD 2026

Pasuruan, pasuruannews.com — DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripurna Komisi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan…

6 hari ago

DPRD Kabupaten Pasuruan Gelar Raperda Non APBD Tahun 2026, Pemkab Pasuruan Ajukan Lima Raperda Untuk Dijadikan Aturan

Raci, Pasuruannews.com - Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripurna membahas Rancangan peraturan…

1 minggu ago

Penindakan Rokok Ilegal di Wilayah Pandaan Arah Randupitu Jadi Sorotan Tajam dan Dipertanyakan

Gempol, pasuruannews.com - Penindakan dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Pandaan arah Randu Pitu, Kabupaten…

1 minggu ago