Babinsa 05/Grati Bersama Stakeholder Tangani Bencana Alam

PASURUAN,pasnews.com – Di dalam isi UU No. 24 Th. 2007 menerangkan bahwasannya Bencana adalah rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis lainnya.

Berbagai macam bencana alam akan sering kita jumpai terutama pada saat musim penghujan. Seperti yang kita ketahui saat ini, akibat turun hujan deras disertai angin puting beliung mengakibatkan jalan macet dan pohon tumbang dikanan kiri jalan diwilayah binaan Koramil 0819/05 Grati.

Advertisement

Bencana Alam tersebut terjadi pada Selasa, 7 Desember sekira pada pukul 18.30 WIB tepatnya di Lingkungan Kampung Baru RT.02 RW.04 dan Jalan Raya Kampung Baru Kelurahan Gratitunon. (Rabu, 8/12/2021).

Dampak bencana alam diwilayah teritorial Koramil 0819/05 Grati tersebut segera mendapatkan tindakan lanjutan penanganan oleh Danramil 05/Grati Kapten Inf. Puji Wiratno, SH., dan dari stakeholder setempat diantaranya peran serta anggota Babinsa Koramil 05/Grati, Bhabinkamtibmas Polsek Grati, anggota BPBD Grati. Setibanya bantuan datang dari beberapa instansi terkait selanjutnya bersama-sama melaksanakan pemotongan pohon yang melintang di jalan.

Adapun kerugian personil dalam bencana alam terbesar tidak ada alias nihil. Sedangkan kerugian bangunan, diantaranya pagar tembok warga roboh, begitu pula teras rumah warga rusak ringan dikarenakan tertimpa pohon tumbang. Pemilik rumah yang tertimpa bencana yaitu Bapak Suhud, tempat tanggal lahir Lamongan, 12 Agustus 1971, Alamat: Lingkungan Kampung baru Rt. 02/Rw.04 Kelurahan Grati Tunon Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.

Tidak hanya itu, akibat hujan deras pada malam itu juga sampai dengan pagi dini hari sekira pukul 04.00 WIB terjadi genangan air dipemukiman warga yang diakibatkan meluapnya sungai rejoso.

Adapun beberapa lokasi (Dusun) terdampak genangan air akibat meluapnya sungai rejoso sebanyak 59 KK di Desa Kedawung Kulon Kecamatan Grati meliputi Dusun Magersari dengan ketinggian air di pemukiman warga hingga 20 cm. Untuk kerugian personil dan material untuk sementara hasil pantauan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0819/05 Grati sementara tidak ada atau nihil.(AN)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Penindakan Rokok Ilegal di Wilayah Pandaan Arah Randupitu Jadi Sorotan Tajam dan Dipertanyakan

Gempol, pasuruannews.com - Penindakan dugaan peredaran rokok ilegal di wilayah Pandaan arah Randu Pitu, Kabupaten…

1 hari ago

Cabdin Pasuruan Disorot, Polemik Rp125 Ribu DPM SMKN Winongan Belum Terjawab: Wajib atau Sukarela?

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Polemik dugaan pungutan berkedok Dana Partisipasi Masyarakat (DPM) di SMKN Winongan, Kabupaten Pasuruan, kembali…

3 hari ago

Kebakaran Melanda Pasar Kepulungan Gempol, Asap Hitam Pekat Membumbung Tinggi

Gempol, Pasuruannews.com - Asap Hitam Pekat membumbung tinggi terlihat dari kejauhan menyebabkan kemacetan di jalur…

3 hari ago

RUTAN BALIGE BANTAH ISU KEKERASAN TERHADAP TAHANAN NARKOBA HINGGA MENINGGAL DUNIA, TEGASKAN PENYEBAB KEMATIAN MENUNGGU HASIL PENYIDIKAN

Pasuruanews.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige memberikan klarifikasi tegas terkait meninggalnya Herman…

4 hari ago

PLN INDONESIA POWER UBP BANTEN 3 LONTAR PERKUAT SINERGI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI KNOWLEDGE SHARING DAN PENANDATANGANAN MOU

Pasuruannews.com – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar terus mendorong…

4 hari ago

Pungutan Berkedok “Dana Partisipasi” di SMKN Winongan? Wali Murid Mengaku Terancam Tak Boleh Ikut Ujian Jika Tak Bayar

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Dugaan pungutan kepada wali murid kembali mencuat. Kali ini, sorotan mengarah ke SMKN Winongan,…

2 minggu ago