Dua Tanggul Sungai di Dua Kecamatan di Bangun, Petani Semangat dalam Menanam Padi

Gempol,pasuruannews.com – Sorak gembira warga Dusung di dua kecamatan yakni kecamatan Beji dan Kecamatan Gempol. Bagaimana tidak, kini Pemerintah Kabupaten Pasuruan, melalui Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang melakukan perbaikan tanggul sungai Kemranggen yang mengaliri puluhan hektar sawah di Dusun Tebel, Desa Cangkringmalang Kecamatan Beji, serta Dusun Kemranggen Desa Winong Kecamatan Gempol.

Perbaikan tanggul tersebut mengunakan alat berat yang sudah dilaksanakan dalam sepekan terakhir dan disambut antusias oleh para petani setempat. Diketahui sebelumnya tanggul jebol dan pendangkalan saluran irigasi menjadikan petani takut menanam padi. Petani khawatir gagal panen akibat genangan air hujan yang meluap dari sungai.

Advertisement

” Jebolnya Tanggul membuat banyak petani yang enggan menanam padi, karena takut gagal panen. Apalagi pada musim hujan yang semakin dekat, kami bersyukur keluhan para petani akhirnya mendapatkan respon cepat dari Bupati Pasuruan dengan perbaikan mengunakan alat berat” ujar Asy’ari salah satu petani setempat, kamis (02/10/2025).

Hal senada juga disampaikan Husen, menurutnya selama ini banyak lahan sawah yang dibiarkan tidak ditanam sebab trauma padi yang mau panen pernah di terjang banjir beberapa tahun lalu.Alhamdulillah sekarang sudah mulai digarap lagi kembali..

” Banyak petani mulai semangat lagi menanam padi, yang luas nya kira-kira 23 hektare yang meliputi tiga Dusun. Para petani berharap program normalisasi dan perbaikan tanggul ini bisa dilakukan minimal 2 tahun sekali” jelasnya.

Sementara Amiril Mukmin Kepala Desa Winong Kecamatan Gempol saat ditemui wartawan yang juga ikut meninjau pengerjaan normalisasi tanggul mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas program Pemkab Pasuruan.

” Kami atas nama pemerintahan Desa Winong, mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati atas normalisasi tanggul ini sehingga dapat mengurangi banjir pada saat musim hujan dan dapat meningkatkan pendapatan para petani , warga sangat senang akan kekhawatiran gagal panen kini berkurang, Ungkapnya. (Ndh)

Advertisement
TIM Redaksi

Recent Posts

Peringati Hari Thalasemia, RSUD Bangil Adakan Webinar bertajuk Bersama Hadapi Thalasemia Pada Anak : Kenali Sejak Dini, Dampingi dengan Kasih, Berikan Kecukupan Nutrisi Bersama 4 Narasumber Handal

Pasuruan, Pasuruannews.com - Dalam memperingati hari Thalasemia Sedunia 2026 dan meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga…

1 hari ago

Rutan Balige Ikuti Tasyakuran Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Secara Virtual

TOBA – Pasuruannews.com Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Balige mengikuti kegiatan tasyakuran puncak Hari…

3 hari ago

Daycare Little Aresha Penitipan Anak yang Tidak Manusiawi

Yogyakarta, pasuruannews.com – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta resmi menetapkan 13 orang sebagai tersangka…

4 hari ago

Desa Rembang Dalam Kepungan Sampah:Warga Tercekik Bau Busuk,Kinerja Pemerintah Desa Dipertanyakan

Pasuruan,Pasuruannews.com,— Wajah lingkungan di Desa Rembang kini berubah menjadi gambaran krisis yang memprihatinkan. Tumpukan sampah…

5 hari ago

Warga Randugong Heboh Isu Fiksi Sengketa Tanah Hibah, Pemilik Tegaskan Tak Ada Konflik Waris

Pasuruan,pasuruannews.com– Warga Desa Randugong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, sempat dihebohkan dengan beredarnya kabar yang disebut-sebut…

6 hari ago

Pungli di Satpas Polres Simalungun Berjamur Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM), Sim C Tembak Biaya 500 Ribu      

Simalungun- Pasuruannews.com Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) bebas pungli hanya slogan bagi jajaran SATPAS Polres…

1 minggu ago